SEDEKAH
Keutamaan dan manfaat sedekah tak bisa dipandang sederhana. Ibadah ini bahkan dikatakan
sebagai salah satu ibadah yang bisa menyelesaikan segala bentuk urusan dan
permasalahan manusia di muka bumi. Percayakah Anda keutamaan dan manfaat
sedekah sedemikian rupa? Sedekah merupakan bentuk investasi kita kepada Allah,
jadi sangat tidak sesuai jika kalkulasinya kita samakan dengan hitung-hitungan
bisnis dengan manusia. Di dalam matematis, 1-1=0, namun dalam ilmu sedekah
1-1=10. Ini bisa saja terjadi atas izin Allah, sebab sedekah merupakan bentuk
ibadah kita kepada Allah, sehingga Allah bisa dengan mudah sekehendak Nya
membalas amalan-amalan kita.
Ada banyak keutamaan dan manfaat sedekah. Keutamaan dan manfaat sedekah tersebut meliputi banyak aspek, berikut beberapa diantara keutamaan dan manfaat sedekah tersebut;
1. Sedekah membuat kita kaya
Tidak ada orang yang jadi miskin lantaran bersedekah. Sebaliknya, orang yang rajin sedekah justru akan semakin dibukakan pintu rezekinya, sebab ia telah membantu orang lain yang berada dalam kesusahan.
2. Sedekah membuat kita sehat
Keutamaan dan manfaat sedekah lainnya dapat dirasakan pada aspek kesehatan. Orang yang rajin melakukan sedekah, jiwanya akan merasa tenang dan tentram sebab ia telah melakukan sebuah pahala. Ketenangan jiwa dan ketentraman batin akan berimbas pada aspek fisik kesehatan jiwa seseorang.
3. Dicintai manusia dan Tuhan
Manusia dan Tuhan akan mencintai orang yang pemurah dan rajin bersedekah. Keutamaan dan manfaat sedekah tersebut akan membawa pada keindahan hidup seseorang. Jika manusia dan Tuhan sudah mencintai kita, maka akan bahagialah kehidupan kita baik di dunia maupun akhirat.
4. Mendapat balasan pahala dan syurga
Keutamaan dan manfaat sedekah yang paling diharapkan oleh manusia tentu saja adalah imbalan syurga. Inilah harapan akhir seorang manusia melakukan berbagai macam bentuk ibadah.
MANFAAT SEDEKAH (KEMATIAN BISA DIUNDUR) BY: USTADZ YUSUF MANSYUR
Kematian memang di tangan Allah. Maka ada satu hal yang bisa
membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, yaitu kemauan bersedekah,
kemauan berbagi dan peduli.
SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya,
“Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”
“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim. “Itu sahabat sekaligus
muridku.”
“Ada apa dia datang menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”
“Ada apa dia datang menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”
“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.”
Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah
Ibrahim. Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu anak muda
tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang
kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim
memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.
Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak
muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun
berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.
Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada
Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa
anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab
bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah
menahannya.
“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa
anak muda tersebut, dulu?”
“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut
menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan
untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya
hidup.”
Saudara-saudaraku, pembaca dimanapun Anda berada, kematian memang di tangan
Allah. justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan
Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad shalla `alaih bahwa sedekah
itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa
menunda kematian, itu adalah…sedekah.
Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda
menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh
pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah untuk memperpanjang
umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia,
maka kemungkinan besar memang Allah akan memanjangkan umur Anda.
Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan
ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam kondisi apa
ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur,
melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah
akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh
Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada
keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan,
dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.
Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua
berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita,
sambil mempersiapkan kematian datang.
Firman Allah SWT:
“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang
kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari
untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu
kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan”
(An-Nisaa: 78)
No comments:
Post a Comment